SMA NU merupakan salah satu SMA yang berada di daerah pegunungan dieng dengan ketinggian 1200 meter dari permukaan laut, suhu udara berkisar 15 derajat Celcius sampai 24 derajat Celcius. dilihat dari segi geografis SMA NU dikelilingi oleh Pegunungan seperti "Gunung Sindoro, Gunung PakuWojo, Deret Gunung Perahu, dan Deret Pegunungan Nganjir. Pada umumnya masyarakat sekitar SMA NU bermata pencaharian sebagai petani sayur mayur dengan komoditas penghasil kentang terbanyak di Indonesia, tidak hanya itu kentang yang dihasilkan didaerah pegunungan dieng memiliki kualitas yang sangat baik. kondisi lingakungan alam sangat mempengaruhi proses belajar mengajar di SMA NU, pada hakikatnya tujuan belajar dapat diartikan sebagai perubahan, contohnya dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mampu menjadi mampu, dari tidak mau menjadi mau, dan lain sebagainya. Namun demikian tidak semua perubahan pasti merupakan peristiwa belajar. Sedangkan yang dimaksud perubahan dalam belajar adalah perubahan yang relatif, konstan, dan berbekas.
Relatif artinya ada kalanya suatu hasil belajar ditiadakan atau dihapus dan diganti dengan yang baru, dan ada kemungkinan suatu saat hasil belajar terlupakan. Hal ini tergantung dari kebutuhan belajar saat itu, karena belajar terjadi dalam interaksi dengan lingkungan. Dengan demikian relatif tersebut dalam arti tergantung dari perubahan lingkungan.
Konstan dan berbekas maksudnya bahwa perubahan dalam belajar harus menjadi milik pribadi, artinya perubahan itu akan bertahan lama, sehingga bila digunakan akan segera dapat direproduksi. Untuk mencapai tujuan belajar tersebut SMA NU memanfaatkan sumber daya alam yang ada sebagai media pembelajaran.